Selamat Datang di Situs Resmi SDIT AL UMMAH JOMBANG
 

www.sditalummah.com

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Belajar Mandiri

Belajar mandiri tidak berarti belajar sendiri. Hal yang terpenting dalam proses belajar mandiri ialah peningkatan kemauan dan keterampilan siswa/peserta didik dalam proses belajar tanpa bantuan orang lain, sehingga pada akhirnya siswa/peserta didik tidak tergantung pada guru/instruktur, pembimbing, teman, atau orang lain dalam belajar.

 

Dalam belajar mandiri siswa/peserta didik akan berusaha sendiri dahulu untuk memahami isi pelajaran yang dibaca atau dilihatnya melalui media audio visual. Kalau mendapat kesulitan barulah bertanya atau mendiskusikannya dengan teman, guru/instruktur atau orang lain. Siswa/peserta didik yang mandiri akan mampu mencari sumber belajar yang dibutuhkannya.


Proses belajar mandiri memberi kesempatan peserta didik untuk mencerna materi ajar dengan sedikit bantuan guru. Mereka mengikuti kegiatan belajar dengan materi ajar yang sudah dirancang khusus sehingga masalah atau kesulitan belajar sudah diantisipasi sebelumnya. Model belajar mandiri ini sangat bermanfaat, karena dianggap luwes, tidak mengikat serta melatih kemandirian siswa agar tidak bergantung atas kehadiran atau uraian materi ajar dari guru. Berdasarkan gagasan keluwesan dan kemandirian inilah belajar mandiri telah ber’metamorfosis’ sedemikian rupa, diantaranya menjadi sistem belajar terbuka dan belajar jarak jauh. Perubahan tersebut juga dipengaruhi oleh ilmu-ilmu lain dan kenyataan di lapangan.


Proses belajar mandiri mengubah peran guru atau instruktur, menjadi fasilitator atau perancang proses belajar. Sebagai fasilitator, seorang guru atau instruktur membantu peserta didik mengatasi kesulitan belajar, atau ia dapat menjadi mitra belajar untuk materi tertentu pada program tutorial. Tugas perancang proses belajar mengharuskan guru untuk mengolah materi ke dalam format sesuai dengan pola belajar mandiri.


Sistem belajar mandiri menuntut adanya materi ajar yang dirancang khusus untuk itu. Menurut Prawiradilaga (2004 : 194) Beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh materi ajar ini adalah:
Kejelasan rumusan tujuan belajar (umum dan khusus).
Materi ajar dikembangkan setahap demi setahap, dikemas mengikuti alur desain pesan, seperti keseimbangan pesan verbal dan visual.


Materi ajar merupakan sistem pembelajaran lengkap, yaitu ada rumusan tujuan belajar, materi ajar, contoh/bukan contoh, evaluasi penguasaan materi, petunjuk belajar dan rujukan bacaan.
Materi ajar dapat disampaikan kepada siswa melalui media cetak, atau komputerisasi seperti CBT, CD-ROM, atau program audio/video.


Materi ajar itu dikirim dengan jasa pos, atau menggunakan teknologi canggih dengan internet (situs tertentu) dan e-mail; atau dengan cara lain yang dianggap mudah dan terjangkau oleh peserta didik.
Penyampaian materi ajar dapat pula disertai program tutorial, yang diselenggarakan berdasarkan jadwal dan lokasi tertentu atau sesuai dengan kesepakatan bersama.

 

Hubungi Kami

Statistics

OS : Linux p
PHP : 5.3.10
MySQL : 5.1.56
Time : 19:02
Caching : Disabled
GZIP : Disabled
Members : 7
Content : 27
Web Links : 6
Content View Hits : 5720

Gallery

SDIT ALUMMAH JOMBANG

AGENDA

PENGUMUMAN :


PENDAFTARAN TAHUN 2012/2013

TELAH DITUTUP TERIMA KASIH

ATAS PARTISIPASI ANDA

===========================


06 s/d 29 Pebruari 2012 (DITUTUP)

03 Maret 2012 : Tes Kelas Persiapan

04 Maret 2012 : Psikotest

04 Maret 2012 : Observasi Orang Tua

10 Maret 2012 : Pengumuman

12 s/d 14 Maret 2012 : Daftar Ulang

17 Maret 2012 : Pengukuran Seragam

09 Juni 2011 : Pertemuan Pertama

 

Calendar

February 2012
MTWTFSS
12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
272829

Dokumentasi

LOGO SDIT ALUMMAH.JPG

KEGIATAN

 

 

UNTUK DAFTAR PESERTA OSK 2012


ANDA DAPAT MENDOWNLOAD FILE DI BAWAH INI

 

DOWNLOAD