|
Gunakan ICT, Pahamkan Anak Didik Konsep Pembelajaran |
|
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Sunday, 26 December 2010 19:07 |
|
www.sditalummah.com| Proses pembelajaran yang hanya terfokus pada metodologi semata akan merugikan anak didik. Anak didik hanya bisa berteori dan mengerjakan soal tanpa tahu konsepnya seperti apa.
Untuk itu, diperlukan aplikasi teknologi yang mampu menyampaikan konsep pembelajaran secara mudah dan menyenangkan bagi anak didik. TEDY SETIAWAN pembuat konten aplikasi ICT (Information Communication Technology) Education Center dari ITB
mengatakan, saat ini sudah ada aplikasi teknologi yang bisa dimanfaatkan para guru terutama guru matematika dan diterapkan dalam proses pembelajaran bersama anak didik.
Bahkan aplikasi teknologi yang sudah diisi konten pelajaran matematika bisa diunduh dengan menggunakan ponsel apa saja, asal bisa untuk berinternet. ”Program ICT bisa dipelajari setiap saat oleh para guru. Konten yang tersedia di dalamnya, e-book, tutorial, latihan soal, pemecahan soal, tips dan trik menjawab soal matematika. Program ini memudahkan guru memberikan konsep pelajaran yang mudah dan menyenangkan bagi anak didik,”tukasnya.
TEDY menegaskan program ini memang lebih banyak menyediakan konten. Hal ini berbeda dengan program pendidikan yang dibuat Dinas Pendidikan Nasional yang cenderung pada metodologi.
Seharusnya, ungkap TEDY, pemerintah tidak lagi terfokus pada proses pembelajaran konvensional. ”Saat ini bisa memanfaatkan teknologi yang ada dan ini berdampak pada keterampilan anak didik dalam menerima konsep pembelajaran dari para guru. Program ICT ini memang baru diterapkan pada para guru matematika dan tahun depan untuk para siswa,”ujarnya.
TEDY menambahkan kalau selama ini banyak guru yang belum memanfaatkan secara maksimal teknologi yang ada, itu karena pemerintah pusat juga baru terfokus pada metodologi kurikulum. Padahal kebutuhan guru dalam proses pembelajaran terus berkembang.
Sementara itu, ERI WAHYU pengajar TI mengatakan konten yang ada dalam aplikasi program sudah disesuaikan sedemikian rupa sehingga para guru tidak kesulitan dengan gadget yang dimiliki. Setiap 3 bulan konten di-up date materinya.
Program untuk guru matematika di tingkat SMA, SMK dan Madrasah Aliyah, kata ERI, sejak dikenalkan ke dunia pendidikan sudah diunduh lebih dari 900 guru. Jumlah guru yang mengunduh dipastikan terus bertambah mengingat pengenalan program ICT dilaksanakan di 30 kota.
”Untuk mengunduh konten, tarifnya biasa dan sangat terjangkau bagi para guru. Apalagi ini panduan bagi guru yang ingin anak didiknya terampil dalam matematika dengan memahami konsepnya secara benar,”tambah ERI. |